Mari Bertaubat

Disaat kita melakukan perbuatan dosa hati kecil kita berteriak “kenapa sy melakukan ini,inikan dosa?”. Kita tahu itu dosa tp kenapa kita selalu tergerak untuk melakukan’y?.apabila kita menyadari bhw apa yg kita lakukan itu dosa segeralah beristighfar. Nabi Adam as brkata,”wahai Tuhanku, Engkau telah memberi kewenangan kpd iblis untuk menggoda saya dan saya tidak mampu menghadapinya tanpa pertolonganMu.” Allah swt brfirman,”anak cucumu tidak akan dilahirkan tanpa ada malaikat yang menjaga’y dari tipu daya iblis.” Nabi Adam brkata”wahai Tuhanku,tambahilah.” Allah brfirman,”Kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali, bahkan Aku akan menambah’y,sedangkan keburukan akan dibalas dgn hanya satu keburukan, bahkan bisa jadi Aku akan menghapus’y.”
Begitu Maha ghopururrohimnya Allah, sebesar apapun dosa yg kita lakukan Allah selalu mengampuninya.Tapi apakah kita tidak merasa malu dengan sifat Allah itu?. Kita sering beristighfar saat kita ingat dengan dosa yg kita lakukan tp kita tdk pernah berhenti utk tdk melakukan dosa lagi, manusia macam apakah kita?.Nabi SAW bersabda:”Orang yg mohon ampun dgn lisan sambil terus menerus melakukan perbuatan dosa itu seperti orang yg memperolok-olok Tuhannya.”
Rabi’ah berkata,”Sesungguhnya permohonan ampun kita itu memerlukan permohonan ampun yg serius dan janji tdk mengulanginya lagi.” Maksudnya apabila seseorang itu mohon ampun dgn lisan, namun ia punya niat utk mengulangi perbuatan dosa itu lagi, maka tobatnya adalah sama dgn tobatnya org2 yg dusta, dan tobat yg seperti ini bukanlah tobat. Tobat yg benar adalah diucapkan dgn lisan dan hatinya berniat untuk tidak mengulanginya lagi.
Ada empat tanda yg bisa diketahui bhw tobatnya diterima, yaitu:

  1. Memutuskan hubungan dgn tmn-tmnnya yg jahat dan bergaul dengan org-org yg shaleh.
  2. Menghentikan semua perbuatan maksiat dan rajin beribadah
  3. Mengesampingkan kesenangan dunia dan selalu ingat siksaan akhirat
  4. Tawakal dalam masalah rezeki dan ia sangat percaya akan jaminan dari Allah disertai usaha yg sungguh-sungguh dalam segala hal yg diperintahkan Allah.

Sudahkah kita bertaubat kepada Allah ?, dan sudahkah empatg kriteria di atas menyertai pertaubatan kita ?, semoga…

Istajib du’ai ya Allah

Waghfir dzunubiiii

Amiiin

Iklan

Posted on Maret 9, 2012, in Kajian Islam and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Selamat datang kembali di DUMAY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: